Pasti
banyak pandangan mengenai terbentuknya GAM
tapi disini saya sedikit mengulas fakta tentang latar belakang
terbentuknya GAM.
Fakta 1 : Perbedaan Asas (dasar kenegaraan)
Secara luas wilayah aceh menerapkan asas islam yang
kuat terhadap wilayahnya. Asas islam di aceh berbeda dengan berbagai wilayah
lain di Indonesia. Kalau menurut pandangan saya asas yang dianut oleh aceh
lebih baik daripada Indonesia. Coba lihat Indonesia yang menerapkan asas
pancasila, entah apa itu asas pancasila ? hanya mencakup 5 kalimat.
Indonesia belajar tentang apa itu asas, suatu dasar
kenegaraan dari Negara yang hanya memiliki satu suku bangsa. Apakah asas
seperti itu bisa diterapkan di Indonesia. Lihat Bro/sis Indonesia ini negera
multikultur percuma belajar asas dari Negara lain
Fakta 2 : Eksploitasi Kekayaan Alam
Aceh
memiliki sumber daya alam yakni minyak dan gas yang diperkirakan terbesar di
dunia. Potensi cadangan minyak di Aceh tepatnya di Simeuleu diperkirakan
mencapai 320 miliar barel jauh di atas cadangan minyak Arab Saudi yang hanya
264 miliar barel. Selain itu masih terdapat potensi tenaga panas bumi, timah,
emas, kronium, marmer, serta tembaga.
Pemerintah pusat mempersilahkan perusahaan asing
untuk mengeksploitasi Kekayaan alam aceh tanpa mengembalikannya kepada
masyarakat aceh yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Masyarakat aceh
merasa kekayaan alam yang mereka miliki tidak dapat mereka nikmati, inilah yang
memicu konflik. Coba kalau kita lihat wilayah yang rela dilepas oleh Indonesia….ya
Timor Leste kekayaan alamnya tidak sekaya bumi aceh. Hal ini dapat ditarik
kesimpulan kalau pemerintah pusat itu takut apabila aceh menjadi sebuah Negara,
maka aceh akan lebih kaya dan makmur daripada Indonesia dan Indonesia akan
banyak kehilangan sumur-sumur minyak dan gas.
Fakta-fakta di atas adalah sebagian fakta yang
mendasari berdirinya GAM. Pasti banyak pertanyaan yang hinggap dipikiran kita
tentang apa dasar orang melakukan suatu pemberontakan. Dengan melihat fakta ke
2 itu merupakan alasan yang jelas kenapa rakyat Aceh berontak.
Lalu apakah GAM itu Teroris ?
Pasti pandangan orang berbeda-beda dalam menaggapi
pertanyaan tersebut, karena memang seperti itulah seharusnya pola pikir, tapi
sertakan alasan yang jelas untuk mendukung argument yang kalian sampaikan.
GAM BUKAN TERORIS mereka hanya orang-orang yang
ingin merdeka dari belenggu penjajahan bangsa sendiri dan asing. Pendapat ini
saya sampaikan karena melihat fakta di atas. GAM BUKAN TERORIS tapi mereka
adalah orang-orang yang hak-nya dirampas oleh bangsanya sendiri dan membuat masyarakat
aceh makin miskin, mereka hanya orang-orang yang ingin meminta hak-nya dan
tidak ingin didiskriminasikan oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Dan hanya
orang-orang yang cerdas seperti Hasan tiro seorang putra aceh berwarganegaraan
swedia yang cinta kepada tanah leluhurnya yang sadar kalau mereka merasa
dirugikan.
GAM bukan teroris, laki-laki anggota GAM adalah
mereka yang sadar bahwa bangsanya telah dirugikan dan wanita-wanita anggota GAM
adalah janda-janda yang suaminya telah terbunuh di perempuran dan gadis-gadis
yang menuntut balas dendam karena pemerkosaan. “Bangsa aceh bukanlah satu bangsa yang biadab
yang tidak berurat saraf, tetapi mereka adalah bangsa Islam dan Keturunan
Pahlawan (Hasan Tiro)”
Keegoisan seorang pemimpin dapat memicu suatu konflik apabila ia berlaku tidak
adil untuk kedaulatan negaranya.
Apakah kalian tahu darimana sumber dana yang didapat
GAM untuk membeli senjata dalam pemberontakan ? itu hanya dari tanaman ganja.
Yaa… begitu luar biasanya kekayaan alam Aceh ini. Apalagi kalau sumber daya
alam seperti minyak dan gas yang dimiliki aceh digunakan untuk biaya pemberotakan,
ratusan tank, pesawat tempur dan puluhan kapal perang pun bisa dibeli. Bahkan
apabila kekayaan alam aceh itu dikembalikan lagi kepada aceh seluruh jalan di
Aceh tidak perlu memakai ASPAL melainkan EMAS.
“Persembahan Spesial untuk bangsa Aceh yang berani, yang selalu
menunjukkan bahwa rencong mereka depan, berjiwa pemberani dan siap bertarung
!!”